A. KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR (KBM)

“SMART FOR CHRIST” FOR ALL

Foto: Haryadi Baskoro (tengah depan berdasi) menyampaikan Firman di STII Palu (2009)

Selama ini program pelajaran (Kuliah Agama Kristen Komprehensif) Smart for Christ (SFC) telah diselenggarakan di berbagai tempat sebagai berikut:

  1. Akademi Komunikasi Indonesia (AKINDO) Yogyakarta sebagai kuliah formal pada setiap semester ganjil (sejak 2000)
  2. STIKES Wira Husada Yogyakarta sebagai kuliah formal pada setiap semester ganjil (sejak 2001)
  3. GKII Filipi Yogyakarta, diberikan sebagai rangkaian pelajaran pada persekutuan pemuda dan kebaktian Minggu di gereja (sejak 2009)
  4. Gereja Keesaan Indonesia (GEKINDO) Yogyakarta, diberikan sebagai rangkaian pelajaran pada persekutuan pemuda dan kebaktian Minggu di gereja (mulai 7 Februari 2010)
  5. Persekutuan Mahasiswa Kristen Asrama Malinau Kalimantan Timur, diberikan sebagai rangkaian pembinaan rohani setiap hari Rabu (mulai 3 Februari 2010).

Pelayanan SFC bermula dari tugas mengajar sebagai dosen agama Kristen yang dijalani Haryadi Baskoro di AKINDO dan STIKES Wira Husada sejak 2000. Setelah 10 tahun, ternyata muncul permintaan banyak kalangan untuk juga menerima pelajaran-pelajaran yang disampaikan di kampus-kampus itu. Sejak itulah Haryadi Baskoro mendisain SFC bukan hanya untuk perkuliahan resmi di kampus-kampus, namun juga bisa untuk konsumsi gereja dan persekutuan. Visinya kegiatan belajar mengajarnya sama, yaitu mempersiapkan mahasiswa untuk meraih sukses dan menjadi garam dan terang di marketplace.

SFC DI PERSEKUTUAN MAHASISWA KRISTEN MALINAU-KALTIM (MULAI 3 FEBRUARI 2010)

Foto: Haryadi Baskoro (berdiri paling kanan) bersama para mahasiswa Kristen di Asrama Malinau Kaltim Yogyakarta

Sejak 3 Februari 2010, Haryadi Baskoro mengajar SFC di persekutuan mahasiswa Kristen Malinau yang tinggal di Asrama Mahasiswa Malinau-Kalimantan Timur yang terletak di kawasan Seturan Yogyakarta. Pelajaran yang diberikan setiap hari Rabu sore ini diberikan sesuai standar perkuliahan 2 SKS dengan jumlah pertemuan sekitar 15 kali. Dengan demikian para mahasiswa mendapatkan bekal yang cukup.

Pelayanan SFC di mahasiswa Malinau ini bermula dari kesempatan yang diberikan oleh Pdt Rehabeam Bilung, Th.M yang selama ini menjadi pembimbing rohani bagi mereka. Visi untuk menjangkau, melayani dan memperlengkapi para mahasiswa memang sudah ada dalam diri Baskoro dan Bilung. Dalam pengajaran rutin itu Haryadi juga didukung oleh Mas Diono yang adalah salah seorang pengerja di gereja GKII FIlipi Yogyakarta.

Dalam kegiatan belajar mengajar, disamping ceramah juga diadakan tanya jawab. Pada kesempatan itu para mahasiswa berkesempatan untuk mendapatkan informasi-informasi yang diperlukan. Beberapa bahan yang disajikan juga disesuaikan dengan latar belakang dan kebutuhan mahasiswa asal Kalimantan itu. Harapannya, kelak mereka akan kembali ke daerah asalnya untuk membangun Kaltim sebagai agen-agen transformasi yang efektif.

SFC DI GEKINDO YOGYAKARTA (MULAI 7 REBRUARI 2010)

Foto: Haryadi Baskoro (duduk paling kiri) bersama Pdt Cornelius dan jemaat pemuda GEKINDO Yogyakarta, bersantai setelah sesi pelajaran

Sejak 7 Februari 2010, pengajaran SFC diberikan untuk jemaat dan khususnya kaum muda di gereja GEKINDO Yogyakarta. Pengajaran diberikan dalam rangka kebaktian Minggu dan kebaktian pemuda yang diselenggarakan setiap Jumat. Pada pertemuan pertama, dibahas tentang politik dan kekristenan. Topik ini dipilih karena disamping merupakan salah satu pelajaran SFC, juga karena masalah politik sedang menjadi pembicaraan hangat di masyarakat.

Sebenarnya, Haryadi Baskoro sudah sering melayani di GEKINDO, baik dalam pelayanan ibadah Minggu maupun ibadah kaum muda. Komitmen Haryadi untuk GEKNDO dan gereja-gereja lain yang juga dilayaninya adalah memberi penopangan, persis seperti Harun-Hur menopang Musa (lihat juga www.smartchristianleader.wordpress.com).

Rencananya, sebegaimana sudah disepakati dengan ibu gembala Pdt. Andriane Sooai, Th.M, pengajaran SFC di GEKINDO tidak hanya diberikan dalam bentuk ceramah kelas. Akan diatur untuk pengajaran di luar dalam bentuk field trip. Hal itu akan meningkatkan efektifitas proses belajar.

SFC DI GKII FILIPI YOGYAKARTA (MULAI 2009)

Foto: Haryadi Baskoro mengajar di mimbar GKII Filipi

Pelajaran SFC diberikan hampir secara berkala di Gereja GKII FIlipi Yogyakarta sejak pertengahan 2009. Hal itu karena Haryadi Baskoro sering diundang untuk melayani di gereja ini, baik untuk ibadah Minggu maupun persekutuan pemudanya. Pelajaran SFC semakin efektif disampaikan setelah gereja ini memiliki sendiri peralatan LCD projector, sebab semua pelajaran SFC sudah disampaikan dalam bentuk slide show dan film.

Sebagian besar jemaat GKII Filipi adalah para mahasiswa, ada yang kuliah S-1 dan juga S-2. Hal itu sesuai sekali dengan visi dan pelayanan SFC yang memang bertujuan mempersiakan mahasiswa untuk menjadi agen-agen transformasi di marketplace. Apalagi ketika mereka kembali ke daerah asal untuk membangun, Tuhan akan memakai mereka secara luar biasa. Karena itu pelajaran SFC bersifat komprehensif. Tidak hanya memberikan bekal rohani dengan pelajaran-pelajaran rohani. Namun juga belajar tentang berbagai hal, mulai dari entrepreneurship sampai politik, pastinya dengan perspektif Alkitabiah.

Gembala GKII Filipi Pdt Rehabeam Bilung, Th.M mempunyai visi besar untuk pembinaan kaum muda. Dia merencanakan untuk mengadakan pembinaan kepemimpinan pemuda dengan nama Belsazar Leadership. Haryadi dengan pelayanan SFC -nya mendukung pelayanan setempat sebab memiliki kesamaan visi dan platform.

KULIAH AGAMA KRISTEN AKINDO SEMESTER GANJIL 2009/2010

Foto: Kunjungan belajar mahasiswa- mahasiswi Kristen AKINDO ke New Exotic Batik untuk belajar entrepreneurship bersama pelukis Irawan H.

Pelajaran agama Kristen yang diampu oleh dosen Haryadi Baskoro didisain sedemikian rupa sehingga tidak hanya menjalankan kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas. Pelajaran agama seringkali dirasa membosankan dan membuat ngantuk karena bersifat teoritis, menggurui, dan bahkan menghakimi. Pelajaran agama harus dibuat membumi dan praktis, aplikatif, dengan tentunya tetap menjaga kualitas doktrinal.

Di bawah bimbingan Mas Dosen, para mahasiswa mengadakan kunjungan belajar ke kantor dan show room “New Exotic Batik” di bilangan Demangan Yogyakarta. Di sini mereka bertemu dengan disainernya, pelukis Irawan H dan owner-nya, Barliani Irawan. Dari pasangan entrepreneur ini diperoleh banyak kiat praktik untuk memulai dan menjalankan wirausaha di bidang seni, khususnya batik.

Dalam kesempatan ini, para mahasiswa juga belajar tentang bagaimana Irawan dan Barliani berdoa dan bekerja untuk menggapai sukses bisnisnya. Anak-anak Tuhan harus mengandalkan Tuhan dan meminta hikmat dalam menjalani karir di dunia wirausaha. Prinsip memberi (menabur) kepada orang lain juga merupakan kunci pencurahan berkat dalam bisnis kita.

Foto: Kuliah Agama Kristen mendatangkan nara sumber tamu di bidang hukum dari tim H2CLS (www.h2cls.wordpress.com)

Untuk mempelajari topik hukum dan kekristenan, Tim H2CLS (Hedy-Haryadi Christian Legal Solution) diundang menjadi nara sumber di kelas. Dengan mengundang nara sumber yang berkompeten di bidangnya, pembahasan menjadi lebih tajam dan akurat. Pada kesempatan itu pengacara Hedy Christiyono Nugroho SH memberikan banyak informasi dan pelajaran yang berguna bagi para mahasiswa.

Pada kesempatan itu, mahasiswa diajar tentang konsep-konsep dasar hukum. Harapannya, mahasiswa memiliki kompetensi untuk bisa mengidentifikasi dan mengantisipasi masalah-masalah hukum apa yang kelak akan dihadapi di dunia kerja, terutama yang berkaitan dengan sektor informasi-komunikasi.

Dalam pelajaran itu tentunya juga dibahas bagaimana perspektif iman Kristen mengenai masalah-masalah hukum. Dengan demikian, anak-anak Tuhan memiliki pendekatan kasih ketika menghadapi masalah hokum. Orang Kristen juga percaya akan campur tangan Tuhan yang berkuasa menyatakan keadilan sejati.

Foto: Kunjungan belajar ke museum motor-mobil antik Merpati Motor Yogyakarta

Untuk mempelajari topik seni dan budaya, diadakan kunjungan belajar ke museum motor dan mobil antic Merpati Motor Yogyakarta. Dalam studi tour ini para mahasiswa mengamati dan menikmati koleksi-koleksi kendaraan bermotor kuna dan juga berbagai macam koleksi lainnya seperti patung-patung antik, jam-jam unik, kacamata-kacamata kreatif, batu-batu aneh dan sebagainya.

Pemilik museum ini, David Sunar Handoko merasa senang dengan kehadiran para mahasiswa. Ia sendiri juga berkesempatan untuk berbagi pengalaman dan kesaksian sehubungan dengan aktivitas seninya itu. Menurutnya, hobi koleksi benda-benda antik bermanfaat sebagai hiburan yang sekaligus bernilai bisnis

Kekristenan adalah sistem kepercayaan yang menghargai seni sebab Tuhan sendiri menciptakan keindahan. Ibadah Kristen pun menggunakan seni seperti musik dan lagu untuk menyembah, syair dan puisi untuk menaikkan doa, serta tulisan sastrawi untuk mengkomunikasikan Firman Tuhan.

Foto: Belajar entrepreneurship bersama entrepreneur Ev. David Sunar Handoko (Merpati Motor Yogyakarta)

Khusus untuk mahasiswa AKINDO, pelajaran tentang entrepreneurship mendapatkan penekanan khusus sebab bidang pekerjaan yang akan mereka tekuni nantinya sangat membutuhkan sentuhan kewirausahaan. Karena itu pada akhir semester, mereka belajar entrepreneurship lagi dari pengusaha David Sunar Handoko.

Namun, dalam sharing-nya yang dipandu oleh Mas Dosen, Om Han – demikian panggilan akrabnya – justru memberi banyak pembahasan rohani sehubungan dengan dunia kerja, karir, dan bisnis. Kesuksesan menurutnya sangat tergantung dari kedalaman akar spiritual kita.

Kepada para mahasiswa, Om Han menekankan pentingnya memiliki visi dan perencanaan hidup, prinsip yang juga menjadi topik kuliah Agama Kristen di AKINDO. Wirausahawan sukses ini mengingatkan bahayanya hidup tanpa visi, yaitu akan menjadi malas dan liar. Banyak anak muda bingung mencari kerja setelah lulus kuliah karena tidak mempunyai visi dan perencanaan.

KULIAH AGAMA KRISTEN STIKES WIRA HUSADA SEMESTER GANJIL 2009/2010

Foto: Kuliah Agama Kristen mendatangkan nara sumber tamu di bidang hukum dari tim H2CLS (www.h2cls.wordpress.com)

Topik tentang hukum dan kekristenan juga dipelajari dalam kuliah Agama Kristen di STIKES Wira Husada. Untuk itu dihadirkan nara sumber dari tim H2CLS Yogyakarta. Meskipun sifatnya pengantar, mahasiswa mendapatkan pemahaman lengkap mengenai masalah-masalah hukum.

Bekerja di bidang kesehatan dituntut untuk memahami masalah hukum. Malpraktek pelayanan kesehatan misalnya, bisa berbuntut di pengadilan. Setiap pekerjaan professional senantiasa bersinggungan dengan masalah hukum. Karena itu sedini mungkin para mahasiswa harus menguasai masalah hukum.

Dalam pembahasan tentang masalah hukum itu, mahasiswa juga diberi pemahaman tentang perspektif Kristen. Orang percaya hidup karena iman kepada Tuhan yang adalah Hakim yang adil. Meskipun di hadapan manusia diperlakukan tidak adil, Tuhan bisa turun tangan untuk membela kita yang mengasihi-Nya.

Foto: Renungan Natal Haryadi Baskoro di Natalan STIKES Wira Husada sekaligus merupakan bahan kuliah, mahasiswa yang hadir pun diabsen (9 Januari 2010)

Pada 9 Januari 2010 diadakan perayaan Natal segenap civitas akademika Kristiani (Kristen dan Katolik) STIKES Wira Husada. Karena kampus sedang dibangun, acara diadakan di gedung AKY yang berada di samping gedung STIKES Wira Husada. Pada Natalan itu Haryadi menyampaikan renungan sedangkan liturgi dipimpin oleh Frater dari Katolik.

Untuk menguraikan tema Natal “Membangun Persaudaraan dalam Semangat Natal”, Haryadi membahas pengajaran Yesus tentang cinta kasih seperti (1) mengasihi musuh, (2) mengampuni dan berdoa bagi orang yang menganiaya kita, (3) membalas jahat dengan kebaikan, dan (4) menjadi pemimpin berhati hamba yang melayani. Bagi mahasiswa yang ikut kuliah Agama Kristen, renungan itu sekaligus merupakan materi pelajaran. Mahasiswa yang hadir pun diabsen.

Natal STIKES Wira Husada sangat berkesan karena juga berkenan dihadiri utusan dari mahasiswa Islam dan Hindu. Wakil-wakil mereka bersama mahasiswa Kristen memotong tumpeng bersama sebagai perlambang perdamaian dan persaudaraan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: