ABOUT SFC

Foto: Haryadi Baskoro

APAKAH SFC

Smart for Christ (SFC) adalah nama untuk pendidikan agama Kristen komprehensif yang diberikan dalam bentuk kuliah formal di kampus-kampus maupun pendidikan informal di gereja atau persekutuan Kristen.

VISI

Bangkitnya mahasiswa Kristen yang mempunyai dasar kerohanian yang kuat, visi dan perencanaan hidup yang taktis, dan panggilan pelayanan untuk meraih sukses dan menjadi saksi Kristus di marketplace (dunia kerja)

MISI

  1. Mengajarkan untuk menanamkan dasar kehidupan rohani yang kuat dalam diri mahasiswa Kristen
  2. Membimbing mahasiswa Kristen untuk membangun visi dan perencanaan masa depan yang taktis
  3. Memperkuat panggilan pelayanan mahasiswa Kristen untuk menjadi saksi Kristus (garam dan terang) di dunia kerja

MOTTO

Reviving missionaries for the marketplace, membangkitkan para misionaris untuk menjangkau dunia kerja

KEGIATAN

  1. Pendidikan diberikan kepada mahasiswa Kristen dalam bentuk kuliah agama Kristen secara formal di kampus-kampus
  2. Pendidikan diberikan kepada mahasiswa Kristen dalam bentuk pengajaran di gereja atau persekutuan Kristen

OUTPUT KOMPETENSI

  1. Peserta didik memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Alkitabiah untuk membangun dasar kehidupan rohani yang kokoh
  2. Peserta didik memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Alkitabiah untuk menyusun visi dan perencanaan hidupnya
  3. Peserta didik memahami dan menerapkan prinsip-prinsip Alkitabiah untuk meyakini dan menjalankan panggilan pelayanan sebagai saksi Kristus di dunia kerja (marketplace)

PENGAJAR

Haryadi Baskoro, S.Sos, MA.CE., M.Hum, Th.D (cand)

PESERTA DIDIK

  1. Mahasiswa Kristen di kampus-kampus sekuler
  2. Mahasiswa Kristen  yang aktif di gereja atau persekutuan Kristen

MATERI (lihat TINJAUAN MATA KULIAH)

STRATEGI PENDIDIKAN

  1. Pendidikan diberikan dengan kualitas standar. Meskipun SFC diberikan di gereja atau persekutuan, tetap dengan standar SKS seperti pada kuliah resmi di kampus.
  2. Pengajaran yang diberikan harus relevan dengan realitas dan tantangan kehidupan kerja yang sedang dan akan dihadapi mahasiswa
  3. Data-data dan informasi-informasi yang disajikan dalam pengajaran selalu di-update sehingga tidak ketinggalan jaman
  4. Pendidikan bersifat motivasional, membangkitkan semangat dan optimisme generasi muda untuk meraih sukses di masa depan
  5. Pendidikan bersifat praktis tanpa mengabaikan dasar-dasar teoritis yang kuat
  6. Pendidikan bersifat ”edutainment” yang menarik dan menyenangkan
  7. Pendidikan bersifat membumi, misalnya dengan mengajar peserta didik dengan metode field trip atau mengundang nara sumber orang-orang Kristen sukses untuk berbagi pengalaman di kelas.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: